Bahkan, anggota Ombudsman Alvin Lie menyebut, idealnya peraturan itu sudah diperkenalkan ke publik sejak awal November. Itu ditujukan agar masyarakat dapat mempersiapkan diri.
"Pemerintah ini (seharusnya) memberikan waktu. Tidak hari Senin rapat, diberlakukan hari Jumat," ucap Alvin kepada
Kantor Berita Politik RMOL dalam pesan suaranya pada Minggu (20/12).
"Kalau untuk mengantisipasi liburan Nataru, sebetulnya idealnya awal November itu sudah diumumkan, ada waktu persiapan, tidak mendadak seperti saat ini," lanjutnya.
Alvin juga menyoroti kurangnya sosialisasi pemerintah terkait dengan perubahan persyaratan rapid test antibodi menjadi antigen. Terutama jika ketersediaan alat rapid test antigen tidak mencukupi.
"Kalau nanti tidak cukup bagaimana? Nanti bisa jadi chaos, kekacauan di bandara," tandasnya.
BERITA TERKAIT: