Keputusan tersebut tertuang dalam surat edaran yang diteken Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis, Rabu (18/3).
Keputusan diambil sehubungan dengan perkembangan keadaan terkait penyebaran wabah virus corona yang semakin meluas.
"Mengubah kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan sistem pembelajaran online atau penugasan," petikan surat edaran tersebut.
Dalam poin berikutnya, Amany Lubis tetap meminta pejabat hingga pegawai di UIN Jakarta untuk tetap masuk dinas sebagaimana mestinya.
"Seluruh pegawai baik PNS atau non PNS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tetap masuk kantor melaksanakan tugas sebagaimana biasa. Kecuali, ada indikasi menngalami masalah kesehatan," jelasnya.
Dia juga mengimbau kepada mahasiswa UIN Jakarta yang berasal dari luar daerah untuk tidak pulang kampung selama kegiatan belajar tatap muka diliburkan.
"Mahasiswa di Mahad al Jamiah dan yang menempati rumah kos di sekitar kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk tidak pulang ke daerah asal," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: