Menurutnya sosialisasi perlu dilakukan lantaran beberapa pengguna Ok Otrip sudah merasakan keunggulan fasilitas dari program yang dicanagkannya itu.
"Kegiatan-kegiatan yang sangat begitu menyedot sumber daya manusia (SDM) yang ada di Jakarta maupun juga di Dinas Perhubungan. Teman-teman dari Diskominfotik, kami juga ingin mereka sekarang bisa memulai lebih memasarkan Ok Otrip, Karena kuncinya di sosialisasi," ujar Sandi kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (27/12).
Lebih lanjut, Sandi juga mengungkapkan program Ok Otrip dapat meminimalisir biaya pengeluaran transportasi masyarakat, bahkan bisa mencapai 30 persen.
"Tadi bu Sri Mulyani juga sudah menyampaikan OK Otrip itu dikomentari sebagai salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi di DKI karena, satu biaya transportasi yang kadang-kadang bisa menyerap sampai 30% dari penghasilan itu bisa digunakan utk memperkuat daya beli masyarakat," demikian Sandi.
[san]