Gubernur DKI saat ini Anies Baswedan mengatakan penyakit difteri sudah mulai terjadi sejak tahun 2014.
"Empat kasus di tahun 2014, menjadi sembilan kasus tahun 2015, 17 kasus di 2016 dan per hari ini (2017) ada 25 kasus. Ada kematian dua orang, fatal meninggal," kata Anies usai menghadiri acara Pencanangan Outbreak Respon Imunization (ORI) di Cengkareng, Senin (11/12).
Dijelaskan Anies peluncuran ORI kali ini untuk wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang akan menjangkau lebih dari 1,2 juta orang. Dan tidak lama lagi program ini juga akan menjangkau wilayah lain di Jakarta.
"Saya sampaikan bahwa vaksin ini diberikan cuma-cuma warga bisa mendapatkan dimana saja puskesmas, rumah sakit dan mall-mall. Meskipun artinya biaya bagi negara, mudah-mudahan dengan begini ibukota terbebas difteri dan anak-anak punya masa depan yang baik," pungkasnya.
[rus]