Bagi banyak pendaki Indonesia, mendaki dan menginjakkan kaki di puncak Carstensz Pyramid setinggi 4.884 mdpl mungkin merupakan salah satu mimpi besar yang bakal sulit terwujud. Mengingat medannya yang terkenal sulit dan juga faktor biaya yang sangat mahal dibandingkan pendakian ke puncak gunung lainnya di Indonesia.
Salah satu tim pecinta alam yang sudah siap menjajal Puncak Carstensz dari Elpala SMA 68 Jakarta dengan kekuatan lima orang pendaki. Mereka akan didampingi para pendaki dari Brigif 20/IJK Kodam XVII/Cenderawasih, organisasi pemuda pecinta alam TRAMP, para pendaki dari berbagai media Ibu Kota Jakarta, seperti CNN, MNC, Trans, RMOL, SMSI bersama pendaki tuna daksa asal Solo, Sabar Gorky.
"Kami sudah mempersiapkan diri selama 5 bulan untuk pendakian ini," jelas Wakil Ketua Elpala angkatan 32, Annaba Tania, Senin (25/9).
Persiapan anggota Elpala, jelas Annaba, dimulai dengan tahap seleksi dan tes fisik. Setelah itu dilakukan latihan fisik secara berkala di bawah pelatihan para senior Elpala dilanjutkan latihan terpusat bersama para pendaki dari TRAMP juga jurnalis berbagai media ibukota.
"Para pendaki Elpala berlatih juga ke Gunung Gede/Pangrango dan juga di tebing Klapa Nunggal," jelas Ketua Umum Elpala angkatan 32, S.C Maharani Putri.
Para pendaki Elpala yang didukung oleh Asabri, Pegadaian, dan Artha Graha Peduli, menurut Maharani Putri, juga akan terlibat dalam upacara peringatan HUT ke 72 TNI di Puncak Jaya Wijaya. Mereka akan menjadi tim pelajar pecinta alam Indonesia pertama yang tercatat di rekor MURI.
[wid]
BERITA TERKAIT: