"Keselamatan lalu lintas melibatkan semua moda. Sepeda kan moda transportasi yang paling kecil. Mari bersepeda, tinggalkan kendaraan bermotor. Untuk mengurangi polusi, membantu mengurai kemacetan di Jakarta," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Brigadir Jenderal Pol Roycke Lumowa, seperti diberitakan dalam siaran pers Kakorlantas Polri.
Roycke menerangkan, orang-orang yang berdatangan dari berbagai komunitas sepeda ke di acara tersebut merupakan para penggila olahraga sepeda profesional dan berpengalaman. Mereka adalah anggota berbagai jenis klub sepeda, seperti sepeda gunung, balap, ontel, sampai sepeda lipat.
"Jadi mereka bukan asal. Ini gowes 5-10 tahun. Mereka ini, teman-teman saya, sering ketemu gowes kalau event dari Sabang sampai Marauke. Mereka gowes ada yang jarak jauh. Bahkan ada yang ke luar negeri. Acara ini juga sekaligus temu kangen komunitas peseda," ungkap Roycke.
Sementara itu, Direktur PT Sarana Sirkuitindo Utama, Tinton Suprapto, selaku pengelola Sirkuit Sentul mengatakan momen tersebut dapat menjadi momen untuk membangkitkan semangat atlet sepeda Indonesia.
Terpisah, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari mengapresiasi agenda tersebut. Ia juga mengatakan, federasinya memgagendakan 40 kegiatan internasional untuk tahun ini. Agenda bersepeda di Sentul dapat menjadi pemicu kesuksesan agenda bersepeda lainnya.
"Dalam sejarah PB ISSI, ini yang terbanyak. Ini bisa jadi media positif kepada pengguna jalan raya, karena semua komunitas bisa kumpul. Saya kira figur Pak Roycke bisa menjadi perekat para komunitas. Kami di kepengurusan sekarang bisa mendekatkan antara komunitas dan prestasi," ujarnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: