Selasa, 13 Januari 2026, 11:12 WIB
BPBD bersama unsur lintas sektor secara intensif menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik pengungsian. (Foto: BPBD DKI)
RMOL. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta terus memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir di wilayah Jakarta Utara.
Sejak Senin malam, 12 Januari 2026, hingga Selasa dini hari, 13 Januari 2026, BPBD bersama unsur lintas sektor secara intensif menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik pengungsian.
Pendistribusian bantuan menyasar beberapa lokasi pengungsian di Kecamatan Cilincing dan Tanjung Priok. Di Rusun Embrio, Kelurahan Semper Barat, sebanyak 232 kepala keluarga atau 690 jiwa tercatat mengungsi akibat banjir. Sementara di Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, pengungsi tersebar di RW 01, RW 12, dan RW 13 dengan jumlah sementara mencapai 175 jiwa.
Selain itu, ratusan warga lainnya mengungsi di SMPN 266 Cilincing yang menampung 86 kepala keluarga atau 230 jiwa. Pengungsian juga berlangsung di Gedung Pelmas RW 13, Kelurahan Kalibaru, yang menjadi tempat berlindung bagi 50 kepala keluarga dengan total 68 jiwa.
Selanjutnya, di wilayah Sukapura, Kecamatan Cilincing, sebuah bengkel cucian mobil di kawasan Gading Griya Lestari dimanfaatkan sebagai lokasi pengungsian bagi 25 kepala keluarga atau 91 jiwa.
Untuk mendukung kebutuhan dasar para pengungsi, BPBD Provinsi DKI Jakarta menyalurkan berbagai bantuan logistik dengan total nilai mencapai Rp575.419.810. Bantuan tersebut meliputi paket perlengkapan anak, air mineral, biskuit, paket sandang, serta ratusan matras yang dibutuhkan warga selama berada di lokasi pengungsian.
Penyaluran logistik ini tidak hanya dilakukan oleh BPBD, tetapi juga melibatkan Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, unsur kepolisian, relawan, serta lembaga kemanusiaan lainnya.
Seluruh bantuan disalurkan secara resmi kepada pihak kelurahan, RT setempat, dan warga terdampak, serta dilengkapi dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) guna memastikan akuntabilitas dan ketepatan sasaran.
Ketua Subkelompok Logistik dan Peralatan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Michael Sitanggang, menegaskan pihaknya berkomitmen memastikan seluruh bantuan logistik tersalurkan secara tepat sasaran, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
"Kami memastikan seluruh bantuan logistik tersalurkan secara tepat sasaran dan terukur. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen BPBD untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana”, ujar Michael.
Hingga Selasa siang, kondisi di seluruh titik pengungsian dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Para pengungsi masih bertahan di lokasi masing-masing sambil menunggu perkembangan situasi serta surutnya genangan di wilayah permukiman mereka.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.