Sabtu, 12 Oktober 2013, 07:53 WIB
Ceung, seorang relawan di Nanumi Jip menjelaskan peta kekejaman seksual tentara Jepang antara 1932 hingga 1945 yang ada di salah satu dinding museum Perbudakan Seks Jepang. Nanumi Jip adalah rumah penampungan wanita yang dulu menjadi korban kekerasan seksual Jepang itu.
Rumah penampungan ini didirikan pada 1991, ketika pertama kali Korea Selatan mengangkat isu kekejaman seksual tentara Jepang. Pada 1998 museum Perbudakan Seks Jepang didirikan.
Di dalam museum itu pengunjung dapat melihat bukti-bukti kekejaman seksual yang dilakukan tentara Jepang. Sebuah ruangan dimodifikasi menyerupai ruangan yang digunakan untuk menyekap wanita-wanita yang dipaksa melayani kebutuhan seksual tentara Jepang. Diperkirakan antara 50 ribu hingga 200 ribu wanita dari seluruh negeri di Asia Pasifik yang dikuasai Jepang dipaksa menjadi
.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.