Mengenang Dubes Octavino yang Sukses Tingkatkan Nilai Perdagangan RI-Iran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 16 November 2021, 08:39 WIB
Mengenang Dubes Octavino yang Sukses Tingkatkan Nilai Perdagangan RI-Iran
Dutabesar Octavino Alimudin/Net
rmol news logo Meninggalnya mantan Dutabesar RI untuk Iran dan Turkmenistan, Octavino Alimudin menyisakan kesedihan mendalam. Meski begitu, berbagai pencapaiannya menjadi warisan yang perlu dibanggakan.

Octavino merupakan diplomat yang telah mendedikasikan dirinya selama lebih dari 29 tahun.

Lulusan University of Kent ini tercatat mulai menjadi Dubes RI untuk Iran dan Turkmenistan pada 13 Januari 2016. Ia menjabat selama empat tahun, dan digantikan oleh Ronny Prasetyo Yuliantoro pada September 2020.

Selama menjabat sebagai Dubes, Octavino sempat memperoleh penghargaan dari Chamber of Commerce, Mine and Agriculture (CCIMA) Kerman pada Desember 2019. Penghargaan itu diberikan karena Octavino dinilai berhasil mendukung berbagai upaya proaktif dalam meningkatkan nilai perdagangan RI-Iran, termasuk Provinsi Kerman.

Dalam hal perdagangan, Octavino sukses mencatat nilai tertinggi untuk perdagangan antara Indonesia dan Iran, dibandingkan Iran dengan beberapa negara lain di Asia Tenggara.

Selama Januari hingga September 2019, nilai perdagangan kedua negara mencapai 106,4 juta dolar AS, dengan surplus untuk Indonesia senilai 85,6 juta dolar AS.

Pada Mei 2020, Octavino juga sempat mengawal pembebasan dan pemulangan 15 Anak Buah Kapal (ABK) dari Indonesia yang ditahan pemerintahan Iran. Saat itu, para ABK tersebut dituduh telah melakukan pengangkutan minyak tanpa izin, dan berbuntut hukuman penjara selama 4 bulan.

Di tengah pandemi Covid-19, Octavino juga melakukan berbagai terobosan untuk melindungi WNI di Iran. Salah satu yang dilakukan adalah membuka pos aju atau shelter bagi WNI yang sedang berada di Iran atau kembali ke Indonesia.

Octavino dikabarkan meninggal dunia pada Senin (15/11) pukul 17.00 WIB, setelah menderita kanker stadium IV. Kabar meninggalnya Octavino dikonfirmasi oleh Ikatan Pelajar Indonesia di Iran (IPI Iran) melalui media sosial Instagram.

"Keluarga Besar Ikatan Pelajar Indonesia (IPI) Iran mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Octavino Alimudin, Dubes KBRI Tehran 2016-2020," tulis akun IPI Iran. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA