Senator AS Desak Pemerintah Berikan Bayaran Kompensasi Bagi Pasukan Yang Jalani Tugas Saat Pandemik Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 05 Mei 2020, 17:25 WIB
Senator AS Desak Pemerintah Berikan Bayaran Kompensasi Bagi Pasukan Yang Jalani Tugas Saat Pandemik Covid-19
Ilustrasi, Pasukan Militer AS/Net
Kecil Besar
rmol news logo Veteran paling terkemuka yang bertugas di Kongres mendorong rekan-rekannya untuk menyetujui hazard pay atau pembayaran kompensasi (bonus) bagi pasukan yang bekerja di garis depan penanganan virus corona.

Menurutnya, pasukan berhak mendapatkan kompenssi atas penunjukkan tugas mereka yang telah diminta untuk tetap bekerja dan melapor di stasiun tugas di kondisi pandemik ini.

Senator Joni Ernst, R-Iowa, dan seorang pensiunan letnan kolonel dari Iowa National Guard yang bertugas di Timur Tengah selama Perang Irak, memperkenalkan undang-undang yang membebaskan pembayaran pajak bagi semua penjaga yang saat ini ditugaskan untuk misi pandemik.

"Apakah itu memberikan peralatan perlindungan pribadi, makanan, atau pasokan medis, untuk semua Tentara Nasional yang telah menjawab panggilan tugas selama pandemik Covid-19," kata Ernst dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Military Times, Selasa 5/5)

“Saya tidak bisa lebih bangga dengan upaya mereka yang tanpa lelah dan tanpa pamrih. Itu sebabnya saya percaya Kongres harus mengambil langkah kecil ini untuk mengenali pekerjaan berbahaya yang mereka lakukan selama pandemi ini dan memberi mereka upah yang pantas mereka terima. "

Usulannya juga akan diperluas ke anggota dinas aktif dan profesional korps medis militer lainnya pada operasi virus corona.

Saat ini, lebih dari 46.500 pasukan Garda Nasional dan sekitar 7.000 pasukan tugas telah diaktifkan untuk tanggapan negara bagian dan federal terhadap wabah virus corona.  Lebih dari 67.000 orang Amerika telah meninggal karena komplikasi terkait penyakit tersebut.

Pembayaran kompensasi atau bonus bisa berjumlah setidaknya 150 dolar AS per bulan, tergantung aturan Departemen Pertahanan yang ada. rmol news logo article

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA