
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengklarifikasi soal tuduhan pelanggaran hak asasi manusia yang dilayangkan oleh Amerika Serikat.
Diketahui bahwa Juru bicara Gedung Putih dalam sebuah konferensi pers 26 Agustus lalu menyatakan keprihatinnya atas masalah HAM di Korea Utara.
Pihak Korea Utara menyebut bahwa informasi yang disampaikan oleh Korea Utara itu palsu.
"Itu hanyalah upaya untuk menutupi kegagalan dalam kebijakan bermusuhan terhadap Korea Utara," begitu kata pihak Korea Utara seperti keterangan yang diterima redaksi.
Korea Utara menilai bahwa sikap Amerika Serikat tersebut bertujuan untuk melumpuhkan pemerintahan Korea Utara.
"Semakin mencolok Amerika Serikat mengungkapkan upaya bermusuhan jahat untuk menjatuhkan sistem sosial di Korea Utara dengan dalih hak asasi manusia, maka Korea Utara akan bereaksi lebih proaktif melakukan kampanye pencegahan nuklir untuk pertahanan diri," tegas penyataan tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: