Kepala Direktorat anti-mafia Nasional Italia Franco Roberti menyebut bahwa operasi kejahatan terorganisir telah terkenal karena infiltrasi kontrak konstruksi setelah gempa bumi irpinia 1980 dekat Naples di mana lebih dari 2.400 orang tewas.
Ia menegaskan bahwa langkah-langkah lanjutan harus diambil untuk memastikan hal hal tersebut tidak terjadi setelah gempa 6,2 skala richter yang melanda kota-kota Italia tengah termasuk Amatrice, Accumoli dan Pescara del Tronto pekan lalu.
Bencana tersebut menewaskan hampir 300 orang.
"Ada risiko, tidak ada gunanya untuk menyembunyikannya," kata Roberti.
"Risiko infiltrasi selalu tinggi. Rekonstruksi pasca-gempa adalah potongan lezat untuk organisasi kriminal dan kepentingan bisnis," sambungnya.
Kasus mafia dalam rekonstruksi pasca gempa sebelumnya juga diduga terjadi pasca gempa L'Aquila tahun 2009 lalu. Pasca bencana yang menewaskan 308 orang itu ada dugaan bahwa mafia Calabria atau 'Ndrangheta terlibat dalam kontrak konstruksi. Seorang pengusaha lokal, Stefano Biasini, dan dua lainnya saat ini diadili karena membantu mafia mendapatkan kontrak rekonstruksi.
Roberti menekankan bahwa belajar dari bencana 2009, pihaknya mengantisipasi resiko tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: