Dikabarkan kantor berita Korea Utara KCNA seperti dimuat
BBC, mahasiswa tersebut bernama Frederick Warmbier. Ia tercatat sebagai mahasiswa di University of Virginia.
Disebutkan bahwa ia masuk ke Korea Utara sebagai turis. Namun pihak Korea Utara menilai ia masuk dengan tujuan untuk menghancurkan persatuan negara. Hal itulah yang dijadikan alasan untuk mengamankannya.
Agen tur yang menangani perjalannya Warmbier mengkonfirmasi penahanan tersebut saat tengah melakukan tur di Pyongyang.
"Kami berada dalam kontak dengan Kedutaan Besar Swedia yang bekerja dengan Departemen Luar Negeri untuk menangani kasus ini. Kami juga membantu Departemen Luar Negeri AS erat berkaitan dengan situasi," kata agen tur yang berbasis di China itu.
Belum jelas apa alasan pasti penahanan Warmbier. Namun investigasi terkait hal tersebut masih terus dilakukan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: