Dalam video tersebut, kelompok militan yang berafiliasi dengan al-Qaeda itu mengutip pernyataan Trump yang menyerukan pelarangan umat Muslim masuk ke negeri Paman Sam.
Beranjak dari pernyataan itu, al-Shabab menyebut bahwa rasisme serta sentimen anti-Muslim di Amerika Serikat semakin kental. Sehingga mereka mendesak agar warga Amerika Serikat masuk ke Islam dan ikut ambil bagian dalam perang yang mereka sebut perang suci.
Video tersebut dipublikasikan di Twitter awal tahun ini oleh yayasan al-Kataib yang merupakan organisasi militan Islam.
Sebelumnya, dikabarkan
BBC, mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang juga calon rival Trump dari Partai Demokrat Hillary Clinton mengatakan bahwa dengan retorikanya, Trump telah menjadi perekrut terbaik kelompok militan semacam ISIS.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: