Menurut kabar yang dimuat di
Daily Mail (Senin, 20/7), plot penculikan diketahui saat dua orang petugas kebersihan di studio Shepperton di Surrey Inggris, di mana Watson akan syuting untuk live action Disney remake dari cerita Beauty and The Beast bercakap-cakap di taxi.
Kedua pelaku membahas rencana penculikan watson dengan bahasa asing saat berada di dalam taksi. Supir taxi yang mendengar percakapan itu pun kemudian merasa curiga dan kemudian melaporkan hal itu kepada petugas keamanan.
"Ada kekhawatiran tentang keselamatan dirinya. Supir taksi kemudian melaporkan apa yang telah didengarnya," kata salah seorang sumber anonim.
Menyusul laporan tersebut, keamanan di sekitar lokasi pun segera ditingkatkan.
Namun demikian, seorang juru bicara dari Beauty and The Beast membantah soal dugaan rencana penculikan tersebut.
"Cerita itu tidak ditemukan dan tidak berdasar," bantah juru bicara tersebut.
Selain itu, belum juga ada konfirmasi baik dari petugas keamanan maupun manajemen Emma Watson terkait hal tersebut.
[mel]