Larangan
itu sekaligus menegaskan isu kontroversial yang berkembang soal
penggunaan bendera Korea Utara jelang pembukaan pesta olahraga terbesar
di Asia itu yang akan digelar seminggu lagi itu.
"Warga Korea
Selatan dilarang memeiliki bendera Korea Utara atau membawanya ke
stadium," kata juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan Lim
Byeong-cheol dalam konferensi persnya (Jumat, 12/9).
Yonhap
mengabarkan, keputusan itu diambil setelah pemeirntah meninjau masalah
tersebut dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari hubungan kedua
Korea serta sentimen nasional yang berkembang di Korea Selatan.
Perlu
diketahui, Asian Games yang digelar di kota pelabuhan Incheon Korea
Selatan pada tanggal 19 September hingga 4 Oktober mendatang itu
melibatkan 45 negara Asia, tak terkecuali Korea Utara.
Negara serumpun itu mengirimkan sebanyak 273 delegasinya ke Incheon untuk bertanding dalam sejumlah cabang olahraga.
Jelang
perhelatan akbar itu, bendera dari 45 negara dikibarkan di sepanjang
jalan di Incheon, termasuk bendera Korea Utara. Namun hal itu memicu
protes dan kontroversi dari warga Korea Selatan.
Pemerintah
Korea Selatan kemudian menurunkan semua bendera negara peseta dan
menggantinya dengan bendera Komite Olimpiade dan bendera Asian Games.
Selain itu, ditegaskan juga soal larangan membawa bendera Korea Utara
selama pesta olahraga digelar.
Namun demikian, Kementerian Unifikasi memastikan bahwa pengibaran bendera Korea Utara diijinkan di stadion dan wisma atlet.
[mel]
BERITA TERKAIT: