Upaya merebut kembali kendali atas bendungan strategis yang telah diduduki oleh kelompok itu selama seminggu terakhir dimulai dengan serangan udara dari pasukan Amerika Serikat disusul oleh serangan dari Peshmerga dan pasukan Irak.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam sebuah pernyataan kepada kongres menjelaskan bahwa keterlibatan pasukannya dalam perebutan kendali bendungan dilakukan dengan tujuan untuk melindungi kepentingan Amerika Serikat di negara itu.
Pasalnya, jelas Obama, bila bendungan gagal beroperasi, maka fasilitas serta para staf Amerika Serikat di negara itu berada dalam bahaya.
BBC mengabarkan, kelompok ISIS telah menduduki sejumlah fasilitas penting seperti pasokan air dan listrik di wilayah utara Irak.
Bendungan yang baru direbut kembali itu sendiri terletak di sungai Tigris. Bendungan itu memasok listrik dan air untuk irigasi ke wilayah utara Irak.
Sejak ISIS menduduki bendungan itu ada kekhawatiran sabotase atau perusakan struktur bendungan yang bisa menyebabkan banjir di hilir.
[mel]
BERITA TERKAIT: