"Kami menyadari laporan tersebut, dan telah membentuk gugus tugas lokal di Yordania," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri dikabarkan
Asia One (Senin, 18/8).
Laporan itu sendiri muncul pasca adanya postingan video online yang menunjukkan adanya seorang pria Jepang yang ditangkap di Suriah. Kendati belum ada konfirmasi lebih lanjut soal nama dan alasan penangkapannya, namun pria itu diduga bernama Haruna Yukawa. Video itu sendiri belum dapat diverifikasi lebih lanjut.
Pemerintah Jepang sebelumnya telah mengeluarkan peringatan perjalan ke Suriah di mana konflik masih bekecamuk antara kelompok pemberontak dan pasukan pemerintah.
Pasca Perang Dunia II, konstitusi Jepang sendiri telah mencegah pasukannya mengambil bagian dalam pertempuran militer di luar negeri. Karena itu, negeri sakura hanya terlibat dalam misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian di wilayah konflik, bukan dalam pertempurannya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: