Sebelumnya diketahui seorang petugas bank HSBC dan suaminya yang sama-sama berkewarganegaraan Malaysia ditangkap pada Kamis pekan lalu (14/8) setelah diketahui menyedot dana milik empat orang penumpang MH370 bernilai total 110.600 ringgit.
Empat penumpang MH370 yang dana di rekeningnya disedot terdiri dari dua orang penumpang Tiongkok, seorang penumpang Malaysia, dan seorang kru pesawat asal Malaysia.
Petugas bank itu diduga menggunakan internet banking untuk memindahkan dana dari rekening para penumpang MH370 yang masih hilang itu kepada sejumlah rekening lainnya, salah satu pemilik rekening diketahui merupakan seorang warga negara Pakistan.
Cabang HSBC Malaysia mengaku bahwa pihaknya baru mengetahui adanya pemindahan dana secara ilegal oleh salah sat karyawannya itu setelah ada laporan dari kepolisian setempat.
"HSBC sangat menyesal atas kejadian ini dan meminta maaf kepada keluarga para pelanggan kami untuk atas penderitaan yang disebabkan oleh hal ini, dan meyakinkan mereka bahwa tidak ada kerugian atas rekeningnya ini," kata seorang juru bicara HSBC kepada
CNN (Senin, 18/8).
Dikabarkan kembali, pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 yang bertolak dari Kuala Lumpur menuju Beijing diketahui menghilang dari radar pada 8 Maret lalu. Pesawat berjenis Boeing 777-200ER yang membawa 227 penumpang dan 12 kru pesawat itu belum juga ditemukan hingga saat ini.
Sebelumnya, dari hasil analisa sejumlah sumber informasi, pesawat diyakini jatuh di wilayah perairan di Samudera Hindia di sebelah barat Australia.
Fase baru pencarian pesawat di wilayah perairan akan kembali dilakukan bulan depan dengan bantuan dari perusahaan Belanda.
[mel]
BERITA TERKAIT: