Menurut keterangan seorang pejabat setempat (Jumat, 15/8) Kim merupakan tokoh yang dihormari di Korea Utara atas usahanya untuk mencapai perdamaian di Semenanjung Korea. Salah satu bentuk usahanya adalah ketika Kim berhasil menggelar Konferensi Tingkat Tinggi bersejarah dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-il pada tahun 2000 lalu.
Lima perwakilan yang akan bertolak ke Korea Utara itu, dikabarkan
Yonhap, adalah anak lelaki Kim dan empat mantan ajudannya. Mereka akan melakukan perjalanan ke kota perbatasan Korea Utara, Kaesong untuk menerima karangan bunga kehormatan dari pejabat tinggi Korea Utara.
Kementerian Unifikasi Korea Selatan berencana menyetujui rencana itu.
Diketahui, setiap perjalanan dari dan ke Korea Utara memerlukan persetujuan dari pemerintah kedua negara. Pasalnya kedua negara secara resmi masih berada dalam kondisi konflik pasca Perang Korea tahun 1950-1953 yang berakhir dengan perjanjian gencatan senjata dan bukan perjanjian damai.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: