
Anna Kendrick marah besar pada Bernardo Bertolucci. Ia mengkritik adegan pemerkoÂsaan di film
lawas Last Tango in Paris yang disutradarai oleh Bertolucci. Kendrick menjawab kicauan Chris Evans di Twitter yang mengatakan, tak akan lagi melihat Bertolucci atau MarÂlon Brando (aktor utama
Last Tango in Paris) dengan cara yang sama setelah fakta di balik adegan pemerkosaan itu.
"Wow, aku tak akan pernah melihat film ini, Bertolucci atau Brando dengan cara yang sama lagi. Ini lebih dari sekeÂdar menjijikkan. Aku merasa sangat marah," tulis Evans.
Kendrick menjawab, "Nona Schneider (artis utama
Last Tango in Paris) mengatakan ini beberapa tahun lalu. Aku terbiasa tak ditanggapi ketika membahas ini dengan orang-orang (terutama para pria)."
Kemarahan bintang
Twilight Saga dan
Up In The Air ini diÂpicu oleh kembali beredarnya video wawancara Bertolucci pada 2013 tentang adegan peÂmerkosaan itu. Dalam wawanÂcaranya, sutradara asal Italia ini mengaku bahwa adegan tersebut dilakukan tanpa memÂberitahu Schneider.
Last Tango in Paris, memÂbuat nama Schneider melamÂbung pada 1972. Kariernya melambung sampai 2008, tiga tahun sebelum ia mundur dari hadapan kamera dan meningÂgal pada 2011.
Adegan di mana pemerkoÂsaan itu terjadi adalah saat ia dihimpit di lantai oleh karaÂkter pengusaha Amerika. Ia melakukan penetrasi anal. Asosiasi film di AS mengangÂgapnya ekstrem. ***
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.