Padahal, dalam film yang diputar perdana Sabtu, 12 Oktober 2013 ini, wajah Johansson saÂma sekali tidak ada dalam film.
Film
Her besutan sutradara Spike JonÂze itu bercerita tentang seorang pria, diperankan oleh Joaquin PhoeÂnix, yang jatuh cinta dengan sistem operasi komÂputernya. Johansson senÂdiri menÂjadi pengisi suara si komputer. Meski hanya menjadi pengisi suara, si seksi mendapatkan pujian dari banyak kritikus film.
“(Peran) Johansson yang memÂbeÂrikan tampilan kejutan. Dia menÂcipÂtakan karakter yang kompleks, utuh, meskipun tidak tampil sama sekali. Dia lepas dari bentuk tubuhnya yang meÂmatikan, cara dia meÂngonÂtrol naÂpasÂnya tidak kalah mengÂgoda, tapi juga penuh dengan keÂlembutan dan hebat sebagai SaÂmantha, baik di bumi mauÂpun di udara,†tulis Scott Foundas dalam
Variety.
“Kerja Johansson di film ini indah. Hal terbaik tentang cara dia bermain di sini adalah tidak ada yang diperÂhiÂtungkan atau seksi dalam penÂdeÂkaÂtanÂnya. Lepas dari penampilannya yang menakjubkan saat di layar dan dipaksa hanya bergantung pada suaÂranya, Johansson berganti menjadi kepribaÂdian yang hangat, penuh ingin tahu, dan bersemangat. Ini sangat mengÂgoda,†tulis Drew McWeeny dalam
HitFix. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: