Fifie memang diwajibkan untuk banyak puasa selama syuting film tentang sosok mistis penguasa pantai selatan Jawa itu. Selain puasa seks, dia juga melakukan puasa-puasa lainnya.
“Kayak misalnya puasa mutih, jadi cuma makan nasi putih dan air putih saja. Sama itu juga tidak boleh berhubungan badan selama satu bulan,†terangnya.
Suami nggak ikutan galau tuh puasa seks? “Pikirin aja sendiri, sebulan gitu,†jawab perempuan kelahiran 4 Oktober 1979 ini.
Rasa was-was dan ketakutan sempat menghampiri Fifie. Ia takut jika tiba-tiba ditelan ombak Pantai Selatan saat syuting. Ketakutannya bukan tanpa alasan. Selama proses syuting berlangsung di daerah Sukabumi, Jawa Barat, ombak yang datang silih berganti, sangat besar.
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dia meminta ‘izin’ terlebih dahulu sebelum melangsungkan syuting. Cara yang dilakukan Fifie, dengan berjalan-jalan di pantai lalu mandi seluruh badan. Ia berusaha menjalin komunikasi dengan sang ratu melalui bisikan hatinya.
“Dari pertama, aku agak kaget dapat peran ini. Aku takut, benar- benar besar ombaknya soalnya,†ucapnya. [Harian Rakyat Merdeka]