"Menurut keluarga, Feby memiliki tato salib di bagian punggung," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Duren Sawit AKBP Chalid Thayib saat dihubungi di Jakarta, Kamis (30/1).
Meski demikian, kepolisian tak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan. Penyidik akan memproses keterangan keluarga itu dengan cara identifikasi.
"Ada beberapa cara, misalnya tes DNA, air liur, sidik jari, atau cek gigi," jelasnya.
Hingga saat ini penyidik Polsek Metro Duren Sawit sudah memeriksa sembilan saksi terkait penemuan mayat di bagasi mobil itu. Tiga di antaranya saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan enam lainnya adalah tetangga Feby di apartemen dan anggota keluarga Feby.
Sebelumnya, polisi juga telah mendapatkan titik terang. Selain mengetahui identitas pemilik mobil, polisi juga menemukan sebuah foto di apartemen tempat Feby tinggal. Dalam foto itu, Feby mengenakan sebuah jam dan gelang giok yang identik dengan jam dan giok yang dikenakan mayat di dalam bagasi mobil tersebut.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google