Berita

Barang bukti yang diamankan saat penggerebekan. (Foto: Dok Polri)

Keamanan

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

MINGGU, 01 NOVEMBER 2026 | 11:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 26 orang diamankan polisi dalam penggerebekan narkoba di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu, 1 November 2026.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, penggerebekan dilakukan secara serentak dari berbagai sisi dengan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Badan Narkotika Nasional (BNN), Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Brimob.

"Total 26 orang yang diamankan," kata Kombes Bismo usai penggerebekan di Kampung Bahari, Minggu, 1 November 2026.


Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti narkoba, mulai dari sabu, ganja, hingga ribuan butir ekstasi. Petugas juga menemukan mesin pencetak ekstasi, senjata api, senjata tajam, bong atau alat isap, serta uang tunai yang diduga berasal dari hasil penjualan narkoba.

"Juga ditemukan senpi, ya, senpi. Ditemukan senpi juga, ya," ujar Kombes Bismo.

Kombes Bismo menjelaskan, dari empat orang yang diamankan di lokasi awal, tiga di antaranya merupakan pengguna narkoba. Sementara satu orang lainnya diduga sebagai pemilik barang dan akan didalami lebih lanjut oleh penyidik.

"Ada tiga pengguna, yang satu dia ada pemilik barang. Nanti kita akan lakukan pendalaman," jelasnya.

Dalam penggerebekan itu, polisi juga mendapat perlawanan. Namun, Kombes Bismo memastikan hal tersebut tidak mengganggu fokus petugas dalam menjalankan operasi.

"Perlawanan itu sebagai wujud pengalihan perhatian dari zona yang menjadi target operasi kita, ya. Tapi kita tidak teralihkan terhadap fokus dari target operasi kita," katanya.

Kombes Bismo menegaskan, polisi akan terus melakukan operasi lantaran aktivitas transaksi narkoba di lapak-lapak sepanjang rel kereta api Kampung Bahari masih berlangsung. Petugas juga akan mengejar bandar narkoba yang terlibat.

"Oleh karena itu kita akan terus lakukan operasi ini, ya, di berbagai tempat dan juga pengejaran terhadap bandarnya," tegas Kombes Bismo.

Selain itu, polisi berencana membongkar lapak-lapak yang diduga digunakan untuk aktivitas penyalahgunaan narkoba agar tidak kembali disalahgunakan.

"Membongkar lapak juga supaya tidak disalahgunakan," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya