Berita

Polda Jawa Tengah (Jateng) memberikan informaso terkait penggerebekan Pondok Pesantren (Ponpes) Hamalatul Quran, di Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) (Foto: Istimewa)

Keamanan

Polda Jateng Jelaskan Awal Mula Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

SABTU, 31 OKTOBER 2026 | 13:09 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Jawa Tengah (Jateng) memberikan informasi pascagerebekan Pondok Pesantren (Ponpes) Hamalatul Quran, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis, 29 Oktober 2026.

Kapolda Jateng Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan menjelaskan bahwa penggerebekan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus perusakan Warung Mi Babi pada 12 September 2026 lalu.

Dari penggerebekan itu, Polda Jateng menemukan sejumlah barang bukti di dalam lingkungan pondok.


”Yang kami dapatkan, selain kami menemukan ada anak-anak kecil, kemudian di bawah umur, sama anak perempuan lain yang berpakaian cadar di sana, kami temukan di sana ada satu pedang, kemudian busur anak panah, kemudian HP, sangkur, dan satu kotak infak,” kata Roy kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026.

Selain itu, penggeledahan juga menyasar satu rumah di Karanganyar dan mendapati sejumlah temuan lain, di antaranya senjata tajam seperti celurit, parang, samurai, sangkur, sangkur kecil, pisau, pisau kecil, pisau lipat, hingga panah dan busur panah.

”Ada 10 busur panah, 12 anak panah, tempat anak panah, satu pegangan panah, kemudian ada satu botol spiritus, satu cairan asam kuat, kemudian kapas, kemudian ada drone, CCTV, HT mini, teleskop, ponsel, kemudian satu solder, serta satu rol kabel listrik dan dus berwarna putih,” jelas Roy.

Dalam kasus tersebut, Polda Jateng juga telah menangkap seorang mantan narapidana kasus terorisme (napiter) berinisial ST.

ST ditangkap menyusul pengembangan atas kasus perusakan Warung Mi Babi yang dilakukannya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya