Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Dok. PDIP)

Politik

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

SABTU, 31 OKTOBER 2026 | 06:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPD PDIP Provinsi Lampung menggelar konsolidasi internal secara tertutup pada Jumat malam, 30 Oktober 2026. 

Rapat dihadiri pengurus inti DPD dan DPC, ketua, sekretaris, bendahara, serta bidang pemenangan pemilu dan diisi arahan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Hasto membuka arahannya dengan menyampaikan salam dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.


Politikus asal Yogyakarta itu kemudian menegaskan empat sifat yang, menurutnya, harus melekat pada setiap kader. Berangkat dari perenungan Megawati, Hasto menyebut keyakinan sebagai pangkal dari segalanya.

"Keyakinan menghasilkan keteguhan, keberanian dan kesabaran," kata Hasto.

Bagi Hasto, keberanian itu punya arah yang jelas: berpihak pada rakyat. Ia menyatakan kader PDI Perjuangan tidak boleh mundur ketika berhadapan dengan pihak yang menindas rakyat kecil.

"Kalau melihat rakyat tertindas, takut sama krimininalisasi penegak hukum, jangan pernah menjadi kader PDI Perjuangan," kata Hasto.

"Kalau keempat-empatnya ini menjadi satu, itu menjadi 'Satyam Eva Jayate', kebenaran akan menang," sambungnya.

Lebih jauh, Hasto juga menyinggung cara PDI Perjuangan berpolitik. Menurutnya, pertarungan politik harus dijalankan dengan gagasan dan kekuatan struktur partai, bukan dengan serangan yang menyasar pribadi.

"Jangan menyerang secara personal. Kita bertarung dari ide dan gagasan," kata Hasto.

Ia menekankan pula prinsip kesetaraan yang menjadi pegangan partai. 

“PDI Perjuangan sangat kokoh, kita tidak pernah membedakan seseorang dari suku, agama, status sosial, dan jenis kelamin," kata Hasto.

Hadir pula anggota DPR Mukhlis Basri dan Ketut Suwendra, serta sejumlah kader muda DPP PDIP di antaranya M. Guntur Romli.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya