Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bersama Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. Foto: Kemenkop)

Energi

Kemenkop-Aspebindo Perkuat Sinergi Dukung Kemandirian Energi Nasional

JUMAT, 30 OKTOBER 2026 | 17:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) komitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung ketercapaian kemandirian serta swasembada energi nasional yang menjadi salah satu target pemerintahan di Era Presiden Prabowo Subianto. 

Upaya ini diwujudkan melalui pemberdayaan badan usaha koperasi, khususnya Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), agar mampu mengambil peran strategis dalam rantai pasok dan pengelolaan energi berbasis komunitas di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah percepatan ini dipicu oleh besarnya tantangan dinamika geopolitik global, keamanan, hingga isu perubahan iklim yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional. Cita-cita mencapai swasembada energi dipandang sebagai kebutuhan mendesak untuk memperkuat ketahanan nasional melalui berbagai cara dan sumber daya yang ada, salah satunya melalui koperasi.


Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menilai bahwa selama proses pembangunan dan pembentukan KDKMP, pihaknya menemukan berbagai fakta ketimpangan akses energi terutama di desa-desa atau pelosok. Masih ada desa di Indonesia hingga saat ini belum menikmati jaringan listrik, belasan ribu daerah minim akses internet, serta ketiadaan stasiun pengisian bahan bakar solar di wilayah pesisir bagi para nelayan.

"Hal ini tentunya perlu dipikirkan oleh kita semua termasuk oleh ASPEBINDO (Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia) dalam forum ini, bagaimana caranya kita bisa punya satu metodologi yang sama menghitung tingkat elektrifikasi kita, penyediaan akses-akses internet ke desa-desa dan lain sebagainya" kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam sambutannya pada acara Energy Leadership and Business Conference (ELBC) 2026 di Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, Ketua Umum Aspebindo Anggawira, Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nunung Nuryartono.

Ferry menuturkan tantangan untuk mengoptimalkan peluang dan sinergi dalam mengelola energi domestik muncul dari belum optimalnya keterlibatan koperasi dalam pengelolaan sumber daya alam serta sektor pertambangan. 

Sisi regulasi, undang-undang telah membuka ruang bagi koperasi untuk mengelola mineral dan batubara, namun kerap terkendala masalah teknis perizinan dan kapasitas tata kelola.

"Secara filosofis dan ideologis, koperasi adalah badan usaha yang bisa sama-sama dengan swasta dan BUMN memberikan andil terbaik untuk perekonomian nasional, termasuk dalam pengelolaan energi dan mineral," ujar Ferry.

Guna mengatasi kendala operasional serta praktik penambangan ilegal pada sumur-sumur minyak rakyat dan idle well, Kemenkop mendorong konsolidasi para pengelola ke dalam wadah koperasi resmi. Skema ini dinilai mampu meningkatkan legalitas, transparansi, serta kesejahteraan masyarakat lokal sekitar wilayah tambang.

Selain pengilangan minyak bumi, Kemenkop aktif mengembangkan inovasi energi terbarukan bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Salah satunya melalui pengumpulan minyak goreng bekas (used cooking oil) oleh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih untuk diolah menjadi bahan bakar penerbangan ramah lingkungan (sustainable aviation fuel).

"Kemarin saya baru saja meresmikan koperasi yang mengelola minyak jelantah di Purwokerto dan ternyata itu bisa dikelola oleh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih untuk dikumpulkan lalu diserahkan ke Pertamina menjadi avtur," ungkap Ferry.

Tak berhenti di situ, Kemenkop bekerja sama dengan PT Pertamina New and Renewable Energy (NRE) juga menggarap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro dengan kapasitas di bawah 1 Megawatt (MW). Proyek piloting ini merupakan bagian dari program strategis 100 Gigawatt pemerintah guna menerangi daerah-daerah terpencil.

Salah satu contoh keberhasilan proyek tersebut diresmikan di Desa Sembur Laut, Pulau Galang, Kepulauan Riau. Kehadiran PLTS 1 MW ini kini memasok energi listrik untuk fasilitas cold storage, pabrik es batu, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah perbatasan. 

Dalam mewujudkan agenda besar ini, Kemenkop memohon dukungan penuh serta sinergi dari Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo). Asosiasi diharapkan dapat membantu menyusun metodologi bersama terkait tingkat elektrifikasi serta mendorong harmonisasi regulasi bersama Kementerian ESDM.

"Kami siap untuk membuat model piloting di beberapa tempat yang bisa bekerja sama dengan Aspebindo semua untuk meningkatkan pengembangan energi di Indonesia. Saya rasa program pembangunan PLTS dengan kapasitas 1 MW ke bawah ini bisa kita kerja samakan dengan Aspebindo," ucapnya.

Ketua Umum Aspebindo Anggawira menjelaskan bahwa Asbepindo komitmen untuk terus mengawal seluruh kebijakan pemerintah khususnya terkait dengan energi melalui edukasi hingga advokasi. Pihaknya juga komitmen memberikan pendampingan untuk membuka akses pasar dan kemitraan baik dari dalam atau luar negeri, termasuk memperkuat rantai pasok nasional.

"Saat ini ada program KDKMP hingga MBG (Makan Bergizi Gratis), ini adalah memperkuat rantai pasok sehingga perlu kita akselerasi," katanya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya