Berita

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS). (Foto: RMOL)

Parlemen

BHS Desak Evaluasi Besar-Besaran Penanganan Kebakaran Hutan

JUMAT, 30 OKTOBER 2026 | 17:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mendesak evaluasi besar-besaran terhadap penanganan kebakaran hutan di Indonesia. 

Pasalnya, kebakaran yang mencapai hampir 20 ribu titik api tersebut telah menimbulkan kerugian besar, mulai dari gangguan kesehatan masyarakat, keselamatan satwa, kerusakan tumbuhan bernilai obat, hingga kerusakan rumah penduduk dan korban jiwa.

Menurut BHS, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab. 


Ia menilai, ribuan titik api yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia tidak bisa semata-mata dikaitkan dengan 32 pengusaha, terlebih kebakaran juga banyak terjadi di kawasan hutan yang berada dalam pengelolaan Perum Perhutani.

BHS mengungkapkan, kebakaran hutan tidak hanya terjadi di Kalimantan dan Sumatera, tetapi juga melanda Pulau Jawa serta hampir seluruh pulau besar di Indonesia. 

"Karena itu, Kementerian Kehutanan dan Perhutani harus memberikan perhatian serius terhadap upaya pencegahan dan perawatan hutan, khususnya saat menghadapi musim kemarau panjang," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 30 Oktober 2026.

Ia menegaskan, kedua instansi tersebut semestinya bertanggung jawab memastikan kondisi hutan tetap terjaga melalui berbagai langkah mitigasi, seperti penyiraman menggunakan pesawat pengebom air (water bombing), rekayasa cuaca berupa hujan buatan, hingga penerapan sistem sprinkler sebagaimana dilakukan sejumlah negara di Asia Tenggara.

"Daun yang hijau tidak akan bisa dibakar dengan korek api karena daun dan dahannya mengandung 85% air. Silahkan anda coba," ujar BHS.

Ia menjelaskan, Indonesia memiliki sekitar 125 juta hektare hutan tropis yang sangat bergantung pada curah hujan. Menurutnya, sejumlah negara ASEAN juga melakukan langkah perawatan hutan secara berkala selama musim kemarau untuk mencegah terjadinya kebakaran.

BHS mencontohkan Malaysia yang memiliki luas hutan sekitar 22 juta hektare, Thailand 16,4 juta hektare, dan Vietnam 15,03 juta hektare. 

Negara-negara tersebut, kata dia, menerapkan penyiraman menggunakan water bombing, rekayasa hujan buatan, hingga sistem sprinkler secara rutin untuk menjaga kelembaban vegetasi hutan.

Lebih lanjut, BHS menilai anggaran Kementerian Kehutanan yang mencapai sekitar Rp6 triliun seharusnya cukup untuk mendukung perawatan hutan selama musim kemarau. 

"Anggaran tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi dan menjaga kelestarian berbagai spesies tumbuhan, satwa, serta ekosistem yang ada di dalamnya," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya