Berita

Direksi PT Akulaku Capital Indonesia. (Foto: Istimewa)

Finansial

Akulaku Capital Indonesia Sudah Terima Persetujuan OJK

Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Nonoperasional Akulaku Group di Indonesia
KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 14:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Akulaku Capital Indonesia (ACI)mengumumkan bahwa perusahaan telah menerima persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk bertindak sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) nonoperasional bagi entitas jasa keuangan Akulaku Group di Indonesia.

Pembentukan ACI merupakan bagian dari penataan struktur entitas jasa keuangan Akulaku Group di Indonesia, sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (“POJK 30/2024”).

Dalam struktur yang direncanakan, ACI akan menjadi perusahaan induk sekaligus
pengendali bagi PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), PT Akulaku Finance Indonesia

pengendali bagi PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), PT Akulaku Finance Indonesia
(AFI), PT Pintar Inovasi Digital (PID), dan PT Inovasi Kredit Indonesia (IKI).

Sesuai dengan ketentuan POJK 30/2024, PIKK memiliki fungsi pengendalian dan konsolidasi terhadap anggota konglomerasi keuangan. 

Sebagai PIKK non operasional, ACI akan menjalankan fungsi tersebut pada tingkat group dan tidak menawarkan produk atau layanan keuangan secara langsung kepada masyarakat.

Direktur Utama PT Akulaku Capital Indonesia Mukti Wibowo mengatakan, peran ini mencakup koordinasi penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan pengelolaan permodalan secara terintegrasi di seluruh konglomerasi keuangan.

“Kami berkomitmen menjalankan tanggung jawab
tersebut dengan memperhatikan kepentingan seluruh entitas dalam konglomerasi keuangan dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Mukti Wibowo dalam keterangan tertulis, Kamis 29 Oktober 2026.

Setelah memperoleh persetujuan OJK, PT Akulaku Capital Indonesia akan melanjutkan proses pengambilalihan saham BNC, AFI, PID, dan IKI yang untuk saat ini masih dimiliki oleh PT Akulaku Silvrr Indonesia (ASI).

Mukti mengatakan, pelaksanaan masing-masing transaksi akan mengikuti proses dan ketentuan yang berlaku. Penataan ini turut diharapkan dapat memperkuat koordinasi di dalam ekosistem
Akulaku Group di Indonesia. 

"Serta penataan ini sejalan dengan upaya Akulaku Group untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan yang relevan bagi masyarakat
Indonesia," pungkasnya.

Adapun susunan Direksi dan Dewan Komisaris PT Akulaku Capital Indonesia adalah sebagai berikut:
Direksi:

Direktur Utama: Mukti Wibowo
Direktur Kepatuhan: Emalia Indra Juanti
Direktur: Bowen Zhang
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Chesna F. Anwar
Komisaris Independen: Asep Tedi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya