Berita

Anggota Komisi I DPR Okta Kumala Dewi.(Foto: Istimewa)

Parlemen

Legislator PAN:

Pemuda Indonesia Harus Jadi Agen Pemersatu

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 10:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Generasi muda Indonesia diajak untuk menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda 2026 sebagai penguat persatuan, pengembangan intelektual, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan bangsa.

Anggota Komisi I DPR Okta Kumala Dewi mengatakan, pemuda memiliki tiga peran strategis, yakni agent of unity, agent of intellectual, dan agent of future. Ketiganya relevan di tengah ketidakpastian geopolitik global, perkembangan teknologi, serta cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Di tengah konflik di berbagai kawasan dan meningkatnya peringatan risiko keamanan global, pemuda Indonesia harus menjadi agen pemersatu, menjaga toleransi, serta memperkuat keutuhan nasional,” ujar Okta dalam keterangannya, Kamis, 29 Oktober 2026.


Menurutnya, pemuda juga harus menjadi penggerak intelektual sebagaimana para tokoh muda dalam sejarah Indonesia yang melahirkan gagasan besar dan pemikiran yang melampaui zamannya. 

Di era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), generasi muda dituntut tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menguasai, mengembangkan, dan menciptakan inovasi.

“Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjadi modal generasi muda untuk melahirkan gagasan baru, meningkatkan daya saing bangsa, dan memastikan Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara maju,” tegas Okta.

Legislator PAN ini menambahkan, bonus demografi merupakan peluang besar untuk mempercepat pembangunan nasional. Generasi muda saat ini akan menjadi aktor utama yang menentukan arah Indonesia pada 2045. 

Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, kesehatan, serta perluasan kesempatan bagi anak muda harus menjadi perhatian bersama yang sedang dijalankan pemerintah dari berbagai program yang ada. 

Menurutnya, generasi muda yang unggul tidak hanya harus cerdas dan kompeten, tetapi juga kuat secara fisik, sehat secara jasmani dan mental, serta memiliki karakter dan daya tahan untuk menghadapi tantangan zaman.

“Mereka bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan aktor utama yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju, tangguh, dan berdaya saing,” pungkas Okta.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya