Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bursa

BRI Kembali Buyback Saham hingga Januari 2027

Siapkan Dana Rp1 Triliun
SELASA, 27 OKTOBER 2026 | 14:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali menggelar aksi pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp1 triliun di tengah fluktuasi pasar saham.

Melalui keterbukaan informasi, BRI mengumumkan pelaksanaan buyback saham tahap II berlangsung mulai 22 Oktober 2026 hingga 21 Januari 2027.

Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan, aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan untuk mengoptimalkan nilai bagi pemegang saham, dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan dan ketentuan yang berlaku.


“Langkah buyback saham ini mencerminkan keyakinan BRI terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan jangka panjang. Perseroan tetap mengedepankan kecukupan permodalan, prinsip kehati-hatian, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dhanny dalam keterangan resmi, Selasa 27 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, keputusan buyback juga mempertimbangkan dinamika pasar global, mulai dari ketidakpastian ekonomi, tensi geopolitik, pergerakan harga komoditas, hingga arus modal yang memengaruhi volatilitas pasar keuangan Indonesia.

Langkah ini melanjutkan aksi serupa yang dilakukan BRI pada periode sebelumnya. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 24 Maret 2025, pemegang saham menyetujui rencana buyback dengan nilai maksimal Rp3 triliun.

Kemudian, pada 12 Juni 2026, BRI mengalokasikan dana maksimal Rp500 miliar untuk pelaksanaan buyback tahap I yang berlangsung hingga 11 September 2026.

Dari sisi kinerja, hingga akhir triwulan II 2026, BRI membukukan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun. Total aset perseroan tumbuh 11,7 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp2.352 triliun.

Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 6,7 persen menjadi Rp1.581 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit dan pembiayaan tumbuh 16,2 persen menjadi Rp1.646 triliun.

BRI juga mencatat rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar 21,5 persen dan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (Loan to Deposit Ratio/LDR) sebesar 90,8 persen.

Menurut Dhanny, posisi permodalan dan likuiditas tersebut memberikan ruang bagi perseroan untuk menjalankan fungsi intermediasi sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan.

“Ke depan, BRI akan tetap berfokus pada penguatan kinerja bisnis dan mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Dengan fundamental dan permodalan yang kuat, kami optimistis BRI memiliki ruang untuk terus bertumbuh serta memberikan hasil yang optimal bagi pemegang saham dalam jangka panjang,” pungkas Dhanny.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya