Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini)

Bursa

Microsoft hingga Princeton Digital Borong Lahan DMAS, Nilainya Tembus Rp2,26 Triliun

SABTU, 24 OKTOBER 2026 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pembangunan pusat data atau data center di Indonesia kini sedang melaju kencang, yang terlihat jelas dari ramainya perusahaan memborong lahan di kawasan industri.

Lonjakan kebutuhan lahan ini membuat kinerja keuangan PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS), emiten pengembang properti dan kawasan industri terpadu di Indonesia,  melonjak drastis, dengan sektor data center sebagai pembeli utamanya. 

Empat perusahaan yang bergerak di bidang ini menyerap sebagian besar penjualan lahan industri di kawasan Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat, hingga September 2026.


Microsoft menjadi pembeli terbesar. Melalui PT Microsoft Operations Indonesia, perusahaan tersebut mencatatkan pembelian lahan senilai Rp795,96 miliar. Nilai itu mencakup 30,06 persen dari total penjualan kepada pembeli utama DMAS.

Pembelian dalam jumlah besar juga dilakukan PT Digital Gayana Ekagrata dengan nilai Rp741,50 miliar. Selanjutnya, PT Princeton Digital Group membeli lahan senilai Rp446,12 miliar, sedangkan PT Indoedge Real Estate and Data Center mencapai Rp276,06 miliar.

Jika ditotal, nilai pembelian keempat perusahaan itu mencapai Rp2,26 triliun. Artinya, lebih dari 85 persen penjualan kepada kelompok pembeli utama DMAS berasal dari empat perusahaan tersebut.

Besarnya transaksi ini ikut menjelaskan lonjakan pendapatan DMAS sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Dalam keterbukaan informasi disebutkan perseroan meraup pendapatan Rp2,65 triliun, hampir 3,4 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan lahan industri menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp2,54 triliun, atau sekitar 96 persen dari total pendapatan. 

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto, menegaskan bahwa penjualan lahan kepada perusahaan pusat data berperan penting dalam pencapaian tersebut.

"Sebagian besar pendapatan Perseroan di sembilan bulan pertama tahun 2026 berasal dari penjualan lahan industri, khususnya kepada sektor data center," kata Tondy, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 24 Oktober 2026.

Kinerja ini memperlihatkan bagaimana ekspansi infrastruktur digital turut membuka peluang bisnis bagi pengembang kawasan industri.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya