Berita

Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Partai Koalisi Tak Bisa Lepas Tangan soal Ijazah Gibran

MINGGU, 11 OKTOBER 2026 | 00:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah partai pengusung harus ikut mempertanggungjawabkan pencalonan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Aktivis Forum Sipil Bersuara (Forsiber) Hamdi Putra mengatakan, polemik surat penyetaraan, persyaratan pendidikan dan asal-usul pengecualian dalam Peraturan KPU (PKPU) tidak layak dibebankan seluruhnya kepada Kemendikbud dan KPU, sementara pihak yang memilih, menyepakati, dan mendaftarkan pasangan calon berada di luar pemeriksaan.

Menurut Hamdi, partai pengusung memiliki kewajiban dalam proses pendaftaran. Pasal 229 ayat (1) huruf g UU Pemilu mewajibkan partai atau gabungan partai menyertakan kelengkapan persyaratan calon sebagaimana diatur dalam Pasal 227. Adapun Pasal 230 menempatkan verifikasi kelengkapan dan kebenaran dokumen pada KPU.


"Pembagian tugas tersebut menunjukkan bahwa pencalonan melibatkan tanggung jawab pengusul dan pemeriksa," kata Hamdi, dikutip Minggu 11 Oktober 2026.

Karena itu, lanjut Hamdi, partai-partai pengusung harus menjelaskan dokumen pendidikan yang mereka terima, pemeriksaan yang dilakukan sebelum pendaftaran, dan dasar untuk menyatakan Gibran memenuhi persyaratan. 

"Persetujuan politik atas seorang calon harus disertai kesungguhan memastikan persyaratan jabatan yang akan diembannya," kata Hamdi.

Tanggung jawab setiap pihak harus ditetapkan secara jelas. Kementerian penerbit surat penyetaraan menjelaskan dasar pengakuan pendidikan, KPU menjelaskan aturan dan verifikasi pencalonan.

"Kesalahan hukum maupun keterlibatan pribadi tetap harus dibuktikan melalui proses yang berwenang," kata Hamdi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya