Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subianto. (Foto: Istimewa)

Politik

Wacana Pergantian Panglima TNI Harus Bisa Lanjutkan Tujuan Reformasi

SABTU, 10 OKTOBER 2026 | 01:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana pergantian Panglima TNI yang saat ini dijabat Jenderal Agus Subianto menjadi diskursus, usai Presiden Prabowo Subianto melantik Kapolri baru, Jenderal Suyudi Ario Seto.

Dikatakan Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, jika benar akhirnya terjadi tentu pergantian Panglima TNI harus membawa perubahan yang lebih baik.

"Rencana pergantian Panglima TNI harus menjadi momentum untuk melanjutkan reformasi TNI, bahkan mempercepat, bukan sekadar pergantian figur," kata Dimas dalam keterangannya, Jumat 9 Oktober 2026.


Selain itu, kata dia, dalam prosesnya, jika pergantian dilakukan, Presiden dan DPR harus memastikan prosesnya tidak ditentukan oleh loyalitas politik, kedekatan personal, atau kepentingan jangka pendek. 

"Panglima TNI baru harus berkomitmen pada profesionalisme, supremasi sipil, demokrasi, HAM, dan penuntasan agenda reformasi TNI," tuturnya.

Sementara Ketua Indonesia Risk Center, Julius Ibrani mengingatkan, agar proses pergantian juga harus menjamin rotasi dan kesempatan yang adil bagi TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. 

Menurutnya, rotasi antar-matra penting untuk menjaga keseimbangan, soliditas, dan keadilan, serta mencegah kesan penganaktirian atau dominasi matra tertentu.

"Momentum pergantian Panglima TNI harus menjadi akselerator reformasi TNI, serta menerapkan rotasi antarmatra secara adil dengan mempertimbangkan integritas, kompetensi, rekam jejak, dan komitmen reformasi," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya