Berita

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Profesional, Prof. Harris Arthur Hedar menyematkan pin kepada Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi. (Foto: Istimewa)

Politik

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

SABTU, 10 OKTOBER 2026 | 00:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah nyata dalam memperkuat benteng penegakan hukum dan perlindungan hak-hak masyarakat di kawasan timur Indonesia kembali terukir. 

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Peradi Profesional dari 13 wilayah se-Sulawesi Selatan secara resmi dilantik dan dikukuhkan di Ballroom Hotel Claro, Makassar, Jumat malam 9 Oktober 2026.

Pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Profesional, Prof. Harris Arthur Hedar serta Ketua Umum Dewan Rakyat Anti Korupsi (Derak) Sulawesi Selatan, Dr. Mochtar Djuma.


Harris mengatakan, pengukuhan 13 pengurus DPD Peradi Profesional se-Sulawesi Selatan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa mesin organisasi profesi advokat di daerah terus bergerak aktif.

"Setiap anggota Peradi Profesional harus memegang teguh kode etik profesi dan terus mengasah kompetensi di tengah dinamika hukum yang kian kompleks," ujar Harris.

Di tengah kemeriahan acara, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, menerima penyematan pin khusus Peradi Profesional dari Harris.

Penyematan pin tersebut bukan sekadar seremoni formalitas belaka. Langkah ini menjadi bentuk penghormatan tinggi serta apresiasi atas rekam jejak dan kontribusi nyata Prof. Farida dalam memajukan dunia akademis hukum dan pendidikan tinggi di Sulawesi Selatan.

Di sisi lain, disampaikan Harris, hadirnya jajaran akademisi perguruan tinggi seperti Plt Rektor UNM dalam hajatan besar ini diharapkan mampu mengikis jarak antara teori di bangku kuliah dengan praktik penegakan hukum di lapangan.

"Sinergi antara kampus dan organisasi advokat dinilai menjadi kunci vital dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) hukum yang tak cuma cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh serta keberanian membela kebenaran," demikian Harris.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya