Berita

Ketua Umum DPN Solidaritas Pemuda Desa, Fadli Rumakefing. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Fadli Rumakefing:

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 22:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum DPN Solidaritas Pemuda Desa (Speda), Fadli Rumakefing, mencurigai Rocky Gerung sengaja ditempatkan dalam lingkaran kekuasaan untuk menyerang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari dalam pemerintahan.

Kecurigaan itu disampaikan Fadli merespons pernyataan Rocky yang meminta Gibran mundur dari jabatan wakil presiden sebagaimana disampaikan dalam podcast Akbar Faizal, Kamis, 8 Oktober 2026. 

“Saya curiga, jangan-jangan Rocky dipasang untuk menyerang Mas Gibran dari dalam sistem kekuasaan eksekutif. Boleh dong saya curiga,” kata Fadli kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2026.


Fadli menilai, pernyataan Rocky perlu dilihat dari posisinya sebagai pejabat publik. Menurut dia, setiap pernyataan yang disampaikan di ruang publik melekat dengan jabatan yang diemban.

Ia juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Gibran merupakan satu pasangan kepemimpinan nasional yang memperoleh mandat melalui pemilihan umum.

“Prabowo-Gibran adalah satu kesatuan pasangan Presiden dan Wakil Presiden. Sejak Anda (Rocky) dilantik menjadi Anggota Wantimpres, apa pun yang Anda ucapkan di ruang publik itu melekat dengan jabatan Anda,” ujarnya.

Fadli menilai, kritik Rocky terhadap Gibran tidak sejalan dengan pandangan Rocky yang selama ini kerap berbicara mengenai moral dan etika.

“Rocky ini kan dikenal sebagai orang yang sering bicara berbusa-busa soal moral, soal etika. Tapi mengapa dia terlihat sangat tidak beretika sebagai pejabat publik, seketika menyerang Mas Gibran di podcast Akbar Faizal,” tuturnya.

Meski demikian, dugaan bahwa Rocky sengaja ditempatkan untuk menyerang Gibran dari dalam kekuasaan merupakan kecurigaan Fadli yang belum disertai bukti dalam pernyataannya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya