Berita

Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ahmad Dedi. (Foto: RMOL/Abdul Rouf)

Hukum

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 21:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aparatur Sipil Negara (ASN) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi alias Dedi Congor (Decong) kembali mangkir dari pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan alasan sakit.

Ahmad Dedi sedianya diperiksa sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap di lingkungan DJBC pada Jumat, 9 Oktober 2026.

“AD tidak hadir dalam pemeriksaan hari ini. Yang bersangkutan konfirmasi sedang dalam kondisi sakit,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat, 9 Oktober 2026.


Budi mengatakan, penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Ahmad Dedi agar proses penyidikan perkara tersebut dapat berlanjut. Sebelumnya, Ahmad Dedi juga tidak memenuhi panggilan penyidik pada Selasa, 22 September 2026, dengan alasan sakit.

KPK sebelumnya menerbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk mengembangkan perkara dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan DJBC.

Dari pengembangan tersebut, KPK telah menetapkan Kepala Bea Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda, sebagai tersangka. Gatot ditahan pada Rabu, 26 Agustus 2026, terkait dugaan tindak pidana saat menjabat sebagai Kasubdit Penindakan Direktorat P2 DJBC dalam perkara kepabeanan periode 2025-2026.

Sementara itu, Ahmad Dedi ditetapkan sebagai tersangka pada pertengahan September 2026. Ia diduga menerima aliran uang sebesar Rp30 miliar dari bos Blueray Cargo, John Field, melalui ajudannya bernama Alex.

Dugaan tersebut menjadi bagian dari penyidikan KPK dalam perkara suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya