Berita

Menteri Keuangan Suahasil Nazara (dua dari kiri). (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Pemerintahan

Defisit BPJS Kesehatan Bikin Pemerintah Rogoh Rp20 Triliun

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 21:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah mengucurkan tambahan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan guna menjaga keberlangsungan layanan kesehatan dan pembayaran klaim kepada fasilitas kesehatan di tengah kondisi defisit.

Tambahan anggaran tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 73 Tahun 2026. Adapun proses pencairan dilakukan dua tahap, yakni Rp10 triliun pada Oktober dan Rp10 triliun pada November 2026.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, tambahan dana diperlukan agar BPJS Kesehatan tetap mampu melayani peserta dan memenuhi kewajiban pembayaran klaim pelayanan kesehatan.


“Suntikan tambahan untuk BPJS Kesehatan sebesar Rp20 triliun. Cair bulan ini Rp10 triliun, bulan depan akan kita cairkan lagi Rp10 triliun,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2026.

Dukungan fiskal tersebut diberikan karena kebutuhan pembiayaan layanan kesehatan terus berjalan, sementara kondisi keuangan BPJS Kesehatan membutuhkan tambahan dana.

“BPJS Kesehatan defisit, lalu supaya BPJS Kesehatan bisa terus melayani masyarakat, terus membayari fasilitas kesehatan, dia membutuhkan tambahan suntikan,” ujarnya.

Pemerintah sebelumnya telah mengalokasikan sekitar Rp47 triliun dari APBN untuk membayar iuran peserta penerima bantuan iuran (PBI). Dengan tambahan Rp20 triliun tersebut, dukungan APBN yang disebut Suahasil untuk pembiayaan BPJS Kesehatan mencapai sekitar Rp67 triliun hingga Rp68 triliun.

“Jadi ibaratnya tuh, dari APBN-nya sekarang ada Rp47 triliun untuk PBI plus Rp20 triliun untuk suntikan. Jadi, kira-kira dari APBN itu sekarang menjadi Rp67-68 triliun,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya