Berita

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah saat menyalurkan Sembako di Malang, Jawa Timur. (Foto: RMOLJatim)

Politik

Gelar Bakti Sosial, Said Minta Kader PDIP Jangan Jauh dari Rakyat

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 20:14 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan diminta tidak menjauh dari rakyat. Kedekatan dengan masyarakat dan soliditas organisasi, menurutnya, menjadi kunci keberlangsungan partai politik.

“Partai itu eksistensinya ditentukan oleh masyarakat. Karena itu, anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, maupun seluruh struktur partai harus menyadari bahwa pemilik kehormatan yang utama adalah rakyat,” tegas Said saat memimpin kegiatan bakti sosial Pertalian Cinta di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Jumat, 9 Oktober 2026.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR periode 2024-2029 itu menegaskan, kehadiran kader di tengah masyarakat tidak boleh sebatas agenda seremonial. Kader harus membuka ruang dialog, mendengarkan keluhan, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.


Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga perhatian dan kesediaan untuk mendengarkan persoalan yang mereka hadapi.

“Rakyat tidak membutuhkan uang dari anggota DPR atau DPRD semata. Mereka membutuhkan sentuhan, diajak bicara, dan didengarkan keluhannya. Di situlah PDI Perjuangan akan tumbuh besar,” ujarnya dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.

Said juga meminta kader memaknai pembagian bantuan sosial sebagai bentuk terima kasih dan upaya merawat hubungan dengan masyarakat, bukan menempatkan rakyat sebagai objek kegiatan partai.

“Jangan menempatkan rakyat sebagai objek. Ini adalah rasa terima kasih kami kepada masyarakat, sebuah tali asih dan upaya menyambung rasa dengan rakyat, terutama masyarakat pada kelompok desil 1 dan desil 2 yang membutuhkan perhatian,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, DPD PDIP Jawa Timur menyiapkan 1.000 paket sembako bagi kaum Marhaen dan santunan bagi anak yatim. Penyerahan tali asih dilakukan secara simbolis kepada 300 penerima dari total alokasi 1.000 paket, disertai pemberian uang tunai.

Selain kepedulian sosial, Said menekankan pentingnya menjaga soliditas internal partai. Ia mengingatkan kader agar tidak terjebak dalam pertikaian, saling memfitnah, maupun membentuk faksi yang dapat melemahkan organisasi.

“Partai itu harus solid. Kalau di dalam partai saling berkelahi, saling memfitnah, bertikai, dan membentuk faksi-faksi, habislah eksistensi partai. Rakyat akan melihat itu, dan hal seperti ini tidak boleh terjadi,” tandasnya.

Said menambahkan, soliditas harus terus dirawat melalui komunikasi dan saling mengingatkan antarkader. Menurutnya, rasa aman karena menganggap organisasi sudah solid justru tidak boleh membuat kader lengah.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian partai terhadap masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Bakti sosial bukan sekadar membagikan bantuan. Ini merupakan ikhtiar untuk merawat kebersamaan dan memastikan semangat gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Pertalian Cinta juga ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Gedung Serba Guna Dr. (H.C.) Hj. Puan Maharani.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang Abdul Qodir menambahkan, kegiatan tersebut menjadi upaya menerjemahkan ideologi partai ke dalam tindakan nyata, terutama melalui kepedulian terhadap masyarakat kecil dan pembangunan sarana pendidikan.

“Ideologi tidak cukup hanya diucapkan di mimbar, tetapi harus hidup dalam tindakan. Ketika kaum Marhaen diperhatikan, anak yatim disantuni, dan sarana pendidikan dibangun, di situlah nilai perjuangan diterjemahkan menjadi pengabdian nyata,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang konsolidasi internal yang diikuti pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP se-Kabupaten Malang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya