Berita

Sejumlah peralatan pendukung, seperti Uninterruptible Power Supply (UPS), genset, dan Unit Gardu Bergerak (UGB) telah disiapkan PLN di kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (Foto: Dok. PLN)

Energi

Apel Keandalan Pembangkit, PLN Siap Dukung Ajang MotoGP Mandalika 2026

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 19:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT PLN (Persero) menggelar Apel Siaga Keandalan Pembangkit sebagai bagian dari kesiapan kelistrikan dalam mendukung ajang MotoGP Mandalika 2026 yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. 

Ratusan personel dikerahkan untuk menjaga keandalan pembangkit, pasokan energi primer, peralatan pendukung, hingga sistem pengendalian kelistrikan di lokasi-lokasi prioritas selama event balap internasional tersebut berlangsung.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi kesigapan PLN dalam mempersiapkan keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung penyelenggaraan event internasional tersebut. 


“Dukungan kelistrikan yang andal menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 karena Nusa Tenggara Barat akan menjadi perhatian dunia internasional,” ujar Muhamad Iqbal dalam keterangan tertulis, Jumat 9 Oktober 2026.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo menegaskan, PLN akan all out dalam mengawal seluruh rangkaian kompetisi balap skala global tersebut. 

Kata dia, kesiapan pembangkit menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama MotoGP Mandalika 2026 berlangsung.

“Karena itu, seluruh aspek pembangkitan kami pastikan dalam kondisi siap, mulai dari unit pembangkit, energi primer, personel, sistem pengendalian, hingga peralatan cadangan,” ujar Rizal.

MotoGP Mandalika 2026 akan dipasok dari sistem kelistrikan Lombok dengan daya mampu pasok mencapai 438 megawatt (MW). 

Beban puncak sistem Lombok pada saat gelaran MotoGP 2026 diproyeksikan sebesar 391 MW, sehingga terdapat cadangan daya yang cukup sebesar 47 MW. 

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Sujana menyampaikan, selain pembangkit besar, pihaknya telah menyelesaikan mobilisasi genset ke lokasi Sirkuit Mandalika guna memperkuat keandalan di kawasan sirkuit. 

Selain itu, 30 unit kendaraan pendukung serta material cadang gangguan dalam jumlah yang memadai juga telah disiapkan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat. 

Bukan hanya itu, Sujana menambahkan, kesiapan sistem kelistrikan MotoGP Mandalika 2026 turut diperkuat melalui pengoperasian inovasi Green Genset Control Room (GGCR) yang berada di kawasan Sirkuit Mandalika. 

Menariknya, GGCR yang difungsikan sebagai posko koordinasi dan pemantauan kondisi pembangkitan selama gelaran MotoGP berlangsung, dioperasikan menggunakan energi surya. Kehadiran GGCR menjadi bagian dari upaya PLN untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pengendalian sistem selama masa siaga.

“Melalui Green Genset Control Room, proses pemantauan dan pengendalian dapat dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan responsif. Inovasi ini juga menjadi bagian dari semangat kami dalam mengintegrasikan keandalan operasional dengan pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan,” ucap Sujana.

Saat ini, PLN telah menyiapkan total 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 7 unit genset, 3 Unit Gardu Bergerak (UGB) dan menyiagakan lebih dari 500 personel siaga di lapangan guna mendukung kesuksesan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. 

Secara kontinyu, PLN juga melakukan monitoring kondisi infrastruktur kelistrikan dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak guna mengakomodir kebutuhan daya dan suplai listrik yang andal selama ajang tersebut berlangsung.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya