Berita

PPTQ Al-Ghozali Lil Banat, Desa Kumbung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka memberikan klarifikasi terkait isu dugaan perundungan santriwati. (Foto: Istimewa)

Nusantara

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Pemotongan Rambut Disetujui Orang Tua
JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 01:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an (PPTQ) Al-Ghozali Lil Banat, Desa Kumbung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, buka suara soal dugaan perundungan dan kekerasan fisik terhadap salah seorang santriwati berinisial NNS.

Pengasuh PPTQ Al-Ghozali Lil Banat, Ustaz Shofiyullah Romdoni memastikan informasi perundungan dan kekerasan fisik adalah tak benar alias hoaks.

Hal itu disampaikan Ustaz Shofiyullah Romdoni melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat 9 Oktober 2026.


Ustaz Shofiyullah mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan berkala, pengurus mendapati rambut NNS dalam kondisi yang kurang terawat, menggumpal pekat di bagian depan, sulit disisir, dan rambutnya kusut. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan kulit kepala yang lebih serius bagi santriwati tersebut.

Sebagai langkah awal, lanjut dia, para pengurus asrama pun sempat berikhtiar mengurai gumpalan rambut tersebut secara perlahan menggunakan minyak zaitun. Namun, karena jalinan rambut terlanjur mengeras dan mulai memicu masalah pada kulit kepala, tindakan memaksa menyisir dikhawatirkan justru akan menyakiti NNS.

"Tindakan pemotongan rambut diambil sebagai solusi terbaik demi kesehatan kulit kepala yang bersangkutan. Sebelum dipotong rambutnya, kami sudah mengomunikasikan dan mendapatkan persetujuan langsung dari orangtua santri," kata Ustaz Shofiyullah.

Setelah sebagian rambut dibersihkan dengan dipotong, kata dia, para pengurus membantu NNS untuk keramas, memberikan pakaian yang bersih dan suci, dan menyediakan minuman. 

Terkait rumor adanya benjolan di kepala NNS yang dicurigai akibat tindak kekerasan fisik, pihak pesantren menyodorkan bukti konkret dari hasil pemeriksaan medis resmi yang diupayakan oleh pihak keluarga. Hasil diagnosis dokter memastikan benjolan tersebut bukan disebabkan oleh benturan atau penganiayaan.

"Kami menghormati hasil pemeriksaan tersebut dan sejak awal tidak ingin membuat asumsi medis sepihak," kata kata Ustaz Shofiyullah.

Menurut Ustaz Shofiyullah, pihak pesantren berkomitmen memperketat pola pembinaan akhlak di lingkungan asrama, meningkatkan kepekaan para pengurus kamar, serta mempererat silaturahim dua arah dengan wali santri.

"Kami menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun tindakan yang merendahkan martabat kemanusiaan di dalam institusi pendidikan," pungkas Ustaz Shofiyullah.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya