Berita

Australian Halal Development & Accreditation (AHDAA) meraih penghargaan Excellence in International Halal Assurance and Regulatory Recognition pada Indonesia Halal Awards 2026.(Foto: Dok. BPJPH)

Bisnis

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 01:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Australian Halal Development & Accreditation (AHDAA), lembaga sertifikasi halal yang berbasis di Brisbane, Queensland, Australia, meraih penghargaan Excellence in International Halal Assurance and Regulatory Recognition pada Indonesia Halal Awards 2026.

Penghargaan yang diberikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) tersebut merupakan bagian dari rangkaian The 5th Summit of Halal-20 (H20) di Trans Hotel Jakarta. AHDAA menjadi penerima penghargaan dari klaster internasional atas kontribusinya dalam memperkuat jaminan halal lintas negara.

Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH sekaligus anggota Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026, Fertiana Santy mengatakan, AHDAA dinilai memiliki pijakan regulasi yang jelas dan dapat diverifikasi di dua negara.


"Klaster Internasional Indonesia Halal Awards 2026 memberi ruang pengakuan bagi lembaga sertifikasi halal lintas negara yang memiliki pijakan regulasi yang jelas dan dapat diverifikasi," kata Fertiana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 9 Oktober 2026.

Dalam proses penjurian, AHDAA dinilai berdasarkan status pengakuannya dalam sistem jaminan halal Indonesia dan Australia. BPJPH mencantumkan AHDAA sebagai lembaga halal luar negeri untuk empat ruang lingkup sertifikasi, yakni pangan, minuman, obat dan farmasi, serta jasa penyembelihan. Masa pengakuan tersebut tercatat berlaku hingga 20 Februari 2028.Cari Ensiklopedia

Selain pengakuan dari BPJPH, AHDAA juga tercatat dalam sistem ekspor halal Pemerintah Australia. DAFF mencantumkan AHDAA sebagai Approved Islamic Organisation untuk sertifikasi halal ekspor daging merah dan produk daging merah.

Pengakuan tersebut mencakup sejumlah pasar ekspor, antara lain Indonesia, Arab Saudi, Singapura, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain. AHDAA juga dapat berperan dalam sertifikasi untuk pasar lain yang mewajibkan sertifikat halal dengan mengikuti ketentuan masing-masing negara.

Dalam catatan BPJPH per Juli 2025, kebutuhan daging halal Indonesia untuk program gizi sekolah mencapai sekitar 650.000 metrik ton per tahun. Sementara itu, pasokan daging halal dari Australia tercatat sekitar 140.000 metrik ton per tahun.

Keberadaan lembaga sertifikasi halal yang diakui regulator dinilai penting untuk mendukung perdagangan produk halal lintas negara. Sertifikasi menjadi salah satu instrumen untuk memastikan produk yang diperdagangkan memenuhi ketentuan halal di negara tujuan.

Indonesia Halal Awards 2026 juga memberikan penghargaan kepada penerima dari delapan klaster lainnya. Klaster tersebut meliputi Lembaga Pemeriksa Halal, Badan Usaha Milik Negara, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal, Pendamping Proses Produk Halal, Pemerintah Daerah, Makanan Minuman dan Kosmetik, Leadership, serta Institusi Keuangan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya