Berita

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Industri

Entitas Bisnis Berbeda, Danantara Tegaskan Pelni dan Pelindo Tidak Akan Merger

KAMIS, 08 OKTOBER 2026 | 15:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) menegaskan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tidak akan digabungkan atau merger.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, meski sama-sama bergerak di sektor kelautan, Pelni dan Pelindo memiliki model bisnis yang berbeda.

“Kita kan harus mencermati juga bisnis model masing-masing kan? Kan tidak bisa karena mereka laut, terus kita ya nggak bisa kita satukan juga. Karena masing-masing sudah ada best practice industri-nya. Pelindo itu port industry. Satu lagi industrinya adalah pelayaran, jadi nggak bisa, tidak ketemu dia,” kata Dony saat ditemui di Hotel Kempinski, Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2026.


Menurutnya, kesamaan sektor tidak serta-merta menjadi alasan bagi dua perusahaan untuk digabung. Pelindo bergerak di bisnis kepelabuhanan, sedangkan Pelni merupakan perusahaan yang bergerak di sektor transportasi laut.

“Walaupun sama-sama di laut, bukan berarti mereka akan di-merger,” tegasnya.

Dony bahkan menegaskan dirinya tidak pernah menyampaikan rencana penggabungan Pelni dengan Pelindo.

“Pelni dan Pelindo? Ya pasti nggak di-merger, karena memang itu dua bisnis yang berbeda. Saya nggak pernah sampaikan Pelni dan Pelindo akan merger. Itu dua hal yang berbeda. Satu adalah port, satu lagi adalah transportasi,” jelasnya.

Sementara terkait kemungkinan penggabungan PT ASDP Indonesia Ferry dengan perusahaan pelayaran lainnya, Dony mengatakan peluang tersebut masih terbuka.

Menurutnya, opsi merger dapat dilakukan apabila terdapat kesamaan bisnis dan keunikan masing-masing entitas memungkinkan untuk dikonsolidasikan.

“Nah itu mungkin bisa, tetapi kita melihat juga apa uniqueness-nya dan semuanya kan dipertimbangkan dengan baik-baiknya. Yang sama dulu yang kita lakukan merger,” ujarnya.

Dony mencontohkan, Danantara saat ini mendorong penggabungan perusahaan-perusahaan yang memiliki lini bisnis serupa, seperti sektor asuransi dan manajemen aset.

“Misalkan ke asuransi jelas sama yang kita merger. Asset management kita merger. Kemudian ke kawasan industri kita merger,” tuturnya.

Lanjut Dony, konsolidasi tersebut dilakukan untuk menciptakan efisiensi sekaligus memperkuat perusahaan-perusahaan negara.

“Ini kan memang sudah sama. Jadi kita lakukan efisiensi kan, jadi lebih efisien,” pungkasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya