Berita

Menhan Kazakhstan yang dipecat Dauren Kosanov (Foto: X)

Dunia

Menhan Kazakhstan Dipecat Akibat Kematian 14 Tentara

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026 | 17:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev memecat Menteri Pertahanan Dauren Kosanov setelah 14 prajurit tewas dalam latihan angkatan laut di Laut Kaspia.

Keputusan tersebut diumumkan melalui pernyataan yang dipublikasikan di situs kepresidenan Kazakhstan pada Minggu, 27 September 2026. 

"Kosanov Dauren Zhumatyevich telah diberhentikan dari jabatannya sebagai menteri pertahanan Republik Kazakhstan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.


Kosanov sebelumnya ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan pada 2025 dan kembali dipercaya menduduki jabatan tersebut oleh Tokayev pada September 2026. 

Setelah memberhentikannya, Tokayev menunjuk Aydos Myrzakhmetov, yang sebelumnya menjabat sebagai komandan Pasukan Operasi Khusus Angkatan Bersenjata, sebagai Menteri Pertahanan yang baru.

Insiden maut itu terjadi pada 24 September ketika 17 prajurit tersapu ke laut dalam latihan angkatan laut di wilayah Mangystau, pesisir Laut Kaspia. Sebanyak 14 prajurit tewas, sementara tiga lainnya berhasil diselamatkan.

Menurut penyelidikan, para prajurit tersapu ke laut ketika turun dari sebuah kapal saat kondisi cuaca memburuk. 

Atas insiden tersebut, kasus pidana telah dibuka dan lima personel Kementerian Pertahanan ditahan, termasuk kepala staf dan wakil pertama panglima angkatan laut.

Pada 26 September, Tokayev memerintahkan pembentukan komisi untuk melakukan peninjauan menyeluruh terhadap situasi di Kementerian Pertahanan menyusul insiden tersebut. 

Dia juga memberikan penghargaan atas dedikasi dan keberanian kepada tiga prajurit yang selamat, sementara 14 prajurit yang gugur dianugerahi penghargaan secara anumerta.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya