Berita

Ketua DPP Partai Golkar Nusron Wahid (kedua dari kiri) (Foto: Istimewa)

Politik

Golkar Sengaja Tutup Informasi Pengunduran Diri Nusron Wahid?

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 13:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Informasi pengunduran diri Nusron Wahid dari jabatannya sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian DPP Partai Golkar menyisakan beragam pertanyaan di tengah publik, khususnya terkait ketidakterbukaan partai.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, beserta jajarannya tampak tidak langsung menyampaikan informasi tersebut kepada publik sejak pengunduran diri itu diajukan enam bulan lalu.

"Mengapa tidak segera diumumkan, dan apa status administratif Nusron sejak saat itu, apakah hanya sekadar anggota partai atau ada penugasan lain?" ujar Efriza kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Senin 21 September 2026. 


Meski demikian, menurutnya, tertutupnya informasi mundurnya Nusron tidak serta-merta dapat dipersepsikan sebagai upaya perlindungan hukum. Pasalnya, Nusron hingga kini masih berstatus sebagai kader Partai Golkar.

"Artinya, jika Partai Golkar ingin memberikan bantuan hukum, hal itu masih sah untuk dilakukan," tuturnya.

Kendati demikian, Efriza meyakini bahwa mencuatnya informasi pengunduran diri Nusron yang dibarengi dengan pelepasan jabatan strukturalnya patut dipertanyakan oleh publik. Terlebih lagi, momentum mundurnya Nusron bertepatan dengan pengusutan kasus korupsi di Kementerian ATR/BPN oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang belakangan turut menyeret namanya selaku Menteri ATR/BPN.

"Dari berbagai pertanyaan tersebut, baru dapat dinilai apakah ini sekadar persoalan komunikasi internal kepada publik, ada dinamika internal, atau memang ada kepentingan politik tertentu di balik sikap merahasiakan informasi ini," pungkas Efriza.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya