Berita

Jajaran Kementerian Perekonomian saat kunjungan kerja di Izakaya Morinokura, Jepang. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

Bisnis

Pemerintah Genjot Industri Otomotif Kuasai Teknologi dan Perkuat Rantai Pasok

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 20:24 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah mendorong industri otomotif nasional memperkuat penguasaan teknologi, kualitas sumber daya manusia (SDM), dan rantai pasok untuk meningkatkan daya saing di pasar global.

Sekretaris Menko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, tiga aspek tersebut menjadi fondasi utama penguatan industri manufaktur dan otomotif Indonesia.

"Tiga hal inilah yang menjadi fondasi Indonesia dalam memperkuat industri manufaktur dan otomotif nasional," kata Susiwijono dalam Business Discussion Lunch bersama pelaku industri otomotif nasional dan mitra Jepang di Izakaya Morinokura, Nagoya, Jepang, Sabtu, 19 September 2026.


Pertemuan yang dihadiri pelaku industri otomotif Indonesia dan Jepang itu membahas berbagai kebutuhan dunia usaha, termasuk penguatan teknologi, SDM, dan ekosistem rantai pasok.

Delegasi Indonesia turut didampingi Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon. Hadir pula jajaran pimpinan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Denso Indonesia, Aisin Indonesia, dan Advics Indonesia.

Selain penguatan industri, pemerintah mendorong perluasan akses pasar global. Saat ini Indonesia telah memiliki 25 perjanjian perdagangan internasional berupa Free Trade Agreement (FTA) dan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Salah satu yang tengah dipersiapkan adalah Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang proses ratifikasinya dijadwalkan mulai November 2026 dengan target implementasi Januari 2027.

Penguatan teknologi juga diarahkan pada pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. Indonesia sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan ARM dan bergabung dalam WAICO, serta menjajaki komunikasi dengan PAX Silica.

Langkah tersebut dinilai penting karena industri otomotif ke depan semakin bergantung pada semikonduktor dan teknologi cerdas.

Dalam dialog terbuka, pelaku usaha turut menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi, mulai dari proses perizinan, akses pembiayaan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) pendukung otomotif, hingga sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di tengah transisi menuju kendaraan listrik.

Pemerintah menyatakan akan menindaklanjuti berbagai masukan tersebut melalui penyempurnaan kebijakan dan penyelesaian hambatan investasi.

Melalui pertemuan di Nagoya, pemerintah juga menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis Jepang dan bagian dari rantai nilai global industri otomotif, termasuk sebagai basis produksi untuk pasar ekspor ke lebih dari 100 negara.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya