Berita

Presiden Prabowo Subianto saat berpodato soal keinginan sekolah gratis hingga ke universitas di acara Partai Amanat Nasional (PAN) Jakarta. (Foto: Dok. PAN)

Politik

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 08:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gagasan Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi tidak mustahil diwujudkan.

Ekonom sekaligus Rektor Universitas Paramadina Prof Didik J Rachbini mengatakan, kebijakan pendidikan gratis sudah berjalan selama sekitar dua dekade belakangan, tepatnya era Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lewat program wajib belajar 12 tahun.

"Lebih separuhnya sudah selesai dijalankan oleh SBY 20 tahun yang lalu," kata Prof Didik dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 20 September 2026.


Program wajib belajar 12 tahun di masa SBY ini dijalankan melalui dukungan biaya operasional sekolah. Skema tersebut tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta, termasuk yang dikelola organisasi masyarakat seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Menurut Prof Didik, skema ini memungkinkan negara dan masyarakat berbagi peran dalam pembiayaan pendidikan.

"Negara memberikan biaya operasional sekolah kepada sekolah-sekolah, bahkan bukan hanya negeri tetapi juga swasta, seperti NU dan Muhammadiyah," ujarnya.

Saat ini, pemerintahan Prabowo tinggal memperluas cakupan program tersebut hingga pendidikan menengah atas negeri. Ia menyebut sejumlah daerah telah lebih dahulu menjalankan pendidikan gratis hingga jenjang SMA melalui pembiayaan APBD.

Pemerintah DKI Jakarta, misalnya, telah menjalankan kebijakan pendidikan gratis bagi sekolah negeri dari SD hingga SMA. Sejumlah sekolah swasta juga mendapat dukungan pembiayaan pemerintah daerah.

Hal serupa juga dilakukan Pemerintah Provinsi Banten serta sejumlah daerah lain seperti Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Papua Barat.

Karena itu, Didik mendorong pemerintah pusat memperkuat kebijakan tersebut melalui dukungan anggaran kepada pemerintah daerah.

"Jadi, gerakan baru Prabowo untuk pendidikan gratis sampai SMA sudah mutlak dijalankan dan Menteri Abdul Muti harus mendeklarasikan wajib belajar 15 tahun," tegasnya.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan biaya pendidikan pada satuan pendidikan negeri mulai SD hingga universitas negeri harus gratis. Presiden juga mengatakan akan menggelar rapat terbatas untuk membahas kebijakan tersebut.

Pernyataan tersebut menjadi perluasan dari skema pembiayaan pendidikan yang selama ini telah berjalan. Dalam APBN 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp769,1 triliun atau sekitar 20 persen dari belanja negara. Anggaran tersebut mencakup antara lain PIP, KIP Kuliah, BOS, bantuan operasional perguruan tinggi serta berbagai program pendidikan lainnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya