Berita

Presiden Prabowo Subianto saat meneriakkan Free Palestine di Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu 19 September 2026. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

SABTU, 19 SEPTEMBER 2026 | 13:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto meneriakkan "Free Palestine" sebanyak tiga kali saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu 19 September 2026.

Seruan tersebut disampaikan Prabowo ketika menyapa para duta besar negara sahabat yang hadir dalam acara tersebut, termasuk Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattari.

Sapaan kepada Dubes Palestina langsung disambut riuh tepuk tangan dan sorakan ribuan hadirin yang memadati lokasi acara.


Prabowo kemudian meneriakkan "Free Palestine" tiga kali. Setiap seruan tersebut langsung disambut serentak para hadirin dengan meneriakkan kalimat yang sama.

Dubes Abdulfattah kemudian berlari menuju panggung utama sambil membawa selendang keffiyeh khas Palestina. Selendang tersebut diberikan dan dikalungkan kepada Prabowo dan keduanya berpelukan di atas panggung.

Setelah momen tersebut, Prabowo menyoroti kondisi masyarakat Palestina yang hingga kini menghadapi serangan bertubi-tubi.

"Saya minta maaf, tadi saya ingat saudara-saudara kita di Palestina. Mereka dibantai, mereka dibom, mereka diserang terus-menerus. Dan kita seolah-olah kurang berdaya untuk membantu mereka," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kondisi Palestina harus menjadi pemicu bagi Indonesia untuk membangun bangsa yang kuat.

Ia meminta para kiai, ulama, pendidik, dan santri ikut mendorong generasi muda agar serius belajar dan membangun kemampuan bangsa.

"Ini saya kira harus mendorong dan memicu suatu kehendak, kehendak untuk belajar sungguh-sungguh, kehendak untuk membangun bangsa Indonesia yang kuat karena bangsa yang tidak kuat, bangsa itu akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa lain," ujarnya.

Prabowo juga mengingatkan pengalaman Indonesia yang pernah berada di bawah penjajahan. Menurutnya, sejarah tersebut harus menjadi pelajaran agar bangsa Indonesia tidak kembali berada dalam posisi lemah.

"Kita pernah dijajah oleh bangsa lain. Itu kenyataan yang pahit. Ya, bapak-bapak kita, eyang-eyang kita, kakek-kakek kita, ya, pendahulu-pendahulu kita ya berjuang, ya melawan, tapi cukup lama kita di bawah telapak kaki bangsa lain," tuturnya.

Karena itu, Prabowo meminta generasi penerus berani melihat kelemahan dan kekurangan bangsa sendiri sebagai bahan evaluasi.

"Saya berharap dari generasi penerus, dari ustaz-ustaz, dari ulama-ulama untuk bisa membangunkan keberanian untuk belajar dari kelemahan-kelemahan kita sendiri, kekurangan-kekurangan kita sendiri," katanya.

Ia menegaskan Indonesia harus memiliki kekuatan agar dapat membantu bangsa lain yang mengalami penindasan.

"Kita harus kuat, karena kita dengan kekuatan, kalau kita kuat, kita bisa bantu saudara-saudara kita yang ditindas atau tertindas bangsa lain, kalau kita tidak punya kekuatan bagaimana kita membantu," tandasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya