Berita

Komplek DPR RI. (Foto: istimewa)

Politik

PT 5 Persen Upaya Menyederhanakan Kompromi Politik di DPR

SABTU, 19 SEPTEMBER 2026 | 08:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 5 persen dinilai berpotensi menyulitkan partai politik baru maupun partai nonparlemen untuk mendapatkan kursi di DPR.

Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan, terdapat kecenderungan ambang batas parlemen terus mengalami kenaikan. Jika mengacu pada pernyataan terbaru Sekjen Partai Gerindra Sugiono, bukan tidak mungkin ambang batas parlemen pada Pemilu 2029 kembali dinaikkan menjadi 5 persen.

"Memang ada kecenderungan ambang batas parlemen selalu naik, dari 2 persen, 3 persen, dan kalau kita mengacu kepada pernyataan terbaru dari Sekjen Gerindra Sugiono, maka bukan tidak mungkin di 2029 ambang batas parlemen itu 5 persen," kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Sabtu, 19 September 2026.


Menurutnya, wacana tersebut menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan nasib partai politik dalam memperoleh kursi di parlemen.

Terlebih, sejumlah partai politik yang mengikuti pemilu sebelumnya belum berhasil lolos ke DPR. Kondisi serupa juga berpotensi dialami partai-partai baru yang akan mengikuti Pemilu 2029.

"Ini tentu menjadi salah satu poin yang ramai karena menyangkut bagaimana nasib partai politik, apakah bisa lolos ke parlemen ataupun tidak," ujarnya.

Adi mencontohkan sejumlah partai nonparlemen seperti PSI, Perindo, Hanura, PPP, Partai Ummat, dan Partai Gelora yang pernah mengikuti pemilu tetapi tidak memperoleh kursi di DPR.

Di saat yang sama, partai politik baru juga terus bermunculan. Salah satunya Partai Gerakan Rakyat yang diinisiasi para relawan dan pendukung Anies Baswedan.

"Ini akan mengalami kesulitan yang cukup serius dengan dinaikkannya ambang batas parlemen menjadi 5 persen," jelas Adi.

Menurut Adi, kenaikan ambang batas tersebut kemudian memunculkan berbagai tafsir. Salah satunya terkait upaya menyederhanakan jumlah partai politik yang berhasil masuk ke parlemen.

"Jangan-jangan kenaikan ambang batas parlemen memang untuk menyederhanakan partai politik yang lolos ke parlemen, membatasi supaya yang lolos ke parlemen itu tidak banyak partai," tuturnya.

Ia menjelaskan, semakin banyak partai politik yang berada di parlemen, proses kompromi dalam pembahasan kebijakan maupun agenda legislasi di DPR dinilai akan semakin kompleks.

"Karena semakin banyak partai, maka akan sulit untuk melakukan kompromi-kompromi yang terkait dengan kebijakan ataupun nantinya yang akan dibahas di DPR," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya